Al Quran merupakan kitab suci yang berisi firman Allah menjadi pedoman yang diterapkan dalam keseharian. Untuk itu, belajar dan memahami Al Quran wajib dilakukan sejak usia dini dan menjadi prioritas utama dalam pendidikan Islam.
Pentingnya memahami dan mendalami Al-Qur’an telah mendorong pengembangan berbagai metode pengajaran dan pembelajaran. Setiap metode mengaji memiliki pendekatan uniknya sendiri untuk membantu individu mengaji dengan lebih efektif dan mendalam.
Metode Mengaji yang Populer di Indonesia
Indonesia menerapkan beberapa metode mempelajari Al Quran, mulai dari pengenalan huruf Hijaiyah, belajar membaca yang benar, memahami arti dan makna yang terkandung dalam kitab suci, hingga menghafal Al Quran. Berikut ini beberapa metode mengaji yang telah digunakan secara luas, terutama di Indonesia.
1. Metode Bil Qolam
Metode ini menekankan pada pemahaman dan pengucapan huruf Hijaiyah dan susunan kata-kata dalam bahasa Arab melalui bunyi.
Pengenalan dimulai dari satu huruf, lalu dilanjutkan dengan huruf kedua, ketiga, dan seterusnya sampai pada satu ayat dengan menggunakan instrumen khusus atau irama lagu yang mudah diingat.
2. Metode Qiraati
Metode Qiraati fokus pada pengembangan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid yang disusun oleh H. Dahlan Salim Zarkasyi tahun 1986.
Metode ini mencakup latihan yang intensif pada cara mengucapkan huruf dan mengatur nada dengan benar.
Konsep yang digunakan adalah guru dan murid yang berhadapan sebagaimana Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pada Rasulullah SAW.
3. Metode Ummi
Metode Ummi menekankan pada praktek langsung membaca secara tartil sesuai kaidah ilmu tajwid. Metode ini menerapkan jilid pengajaran yang berbeda untuk anak dan untuk dewasa.
Konsep yang digunakan adalah baca dan simak secara langsung untuk meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Metode ini membuat siswa mampu membedakan bacaan dengung dengan jelas, panjang pendek harokat, mampu membedakan tafkhim serta tarqiq, dan bahkan mampu mengoreksi kesalahan sendiri.
4. Metode Yanbu’a
Pendekatan metode Yanbu’a memungkinkan siswa dapat belajar hingga menghafal Al Quran dengan cepat, mudah, dan benar.
Metode yang dirancang oleh Rosm Usmaniy ini biasa dipakai di Timur Tengah dapat diterapkan untuk anak dan dewasa.
Pengenalan metode Yanbu’a di Indonesia atas usulan alumni Pondok Tahfidh Yanbu’ul Quran dengan panduan belajar membaca 6 jilid serta buku pegangan dan buku hafalan.
5. Metode al-Baghdadi
Metode mengaji al-Baghdadi mengajarkan siswa berupaya melafalkan huruf Hijaiyah dan kata-kata dalam bahasa Arab dengan tajwid yang benar.
Guru memberi contoh pelafalan atau pengejaan, lalu murid mengikuti. Metode ini dikenal dengan kaidah eja atau lubi.
6. Metode Tilawati
Tilawah berasal dari bahasa Arab yang berarti membaca atau mengucapkan. Belajar mengaji dengan metode Tilawati berfokus pada keindahan dalam membaca Al-Qur’an.
Siswa dilatih untuk mengembangkan bacaan yang jelas, bersih, dan merdu menggunakan nada atau lagu.
7. Metode al-Barqi
Metode yang disusun KH Muhadjir Sulthon pada tahun 1965 merupakan cara cepat membaca Al Quran paling awal yang populer dengan sebutan belajar mengaji anti lupa.
Murid belajar dengan menggunakan suku kata yang menjadi kunci dalam mengingat dan memahami kata hingga ayat secara utuh.
Metode ini membuat murid dapat mengingat kembali pelajaran sebelumnya tanpa bantuan guru yang bisa dipraktekkan untuk segala usia. Selain tidak mudah dilupakan, metode ini dapat dipelajari secara singkat.
8. Metode Insani
Melalui metode Insani, siswa dapat mempelajari dan memahami ilmu tajwid dengan benar dan lancar hanya dalam waktu singkat. Metode ini umum dipakai untuk siswa yang memiliki waktu terbatas dan ingin belajar dengan cepat.
9. Metode Tartila
Metode ini menekankan pada penggunaan irama dan tempo dalam membaca Al-Qur’an. Siswa dilatih untuk membaca dengan pendekatan bunyi huruf atau at thariqah al shautiyah. Siswa juga mempelajari fungsi huruf dengan langsung membaca bersyakal.
Setiap metode memiliki keunikan dan memberikan kontribusi dalam membentuk pemahaman yang holistik terhadap Al-Qur’an.
Pemilihan metode mengaji dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu. Tujuan utama semua metode mengaji adalah untuk membimbing umat Islam dalam memahami, menghafal, dan mengamalkan ajaran suci Al-Qur’an dengan lebih baik.
[irp]
Supaya Anda dapat belajar mengaji menggunakan salah satu metode di atas dengan mudah, Anda bisa belajar dengan guru di lembaga belajar mengaji seperti Cendekia Privat.
Melalui website cendekiaprivat.com, Anda bisa memilih jadwal kelas dan layanan pendidikan sesuai kebutuhan.
Tersedia kurikulum belajar mengaji yang komprehensif dan mencakup berbagai tingkatan usia serta tingkat pemahaman.
[irp]
Mau Cari Guru Privat 1 on 1 atau Kelompok?
🔄 Terakhir diperbarui: pukul 17:34
